Contoh Website Desa

Sedang mencari contoh website desa? Website desa memiliki fungsi sebagai media transparansi dan informasi yang digunakan untuk perbaikan pelayanan dan tata kelola pemerintahan desa. Fungsi interkoneksi data antara Desa dengan Supra Desa dan fungsi promosi produk unggulan Desa. Dan yang lebih penting lagi, dengan memiliki website desa maka akan lebih mudah dalam mempromosikan sumber daya desa.

Mengapa hal ini penting? Karena saat ini belum semua desa atau kelurahan memiliki website desa dan sumber daya yang cukup dalam mengelola teknologi informasi untuk desa. Dengan website, tentu segala informasi dan potensi yang ada di desa akan lebih mudah di akses banyak orang dimanapun berada. Minimal yang bisa diakses secara langsung adalah profil desa, anggaran dan kegiatan kemasayarakatan. Sesuatu yang biasanya belum tentu bisa diakses oleh siapa saja dengan mudah karena terhalang birokrasi.

Contoh Website Untuk Anda

http://tuolimbur.desa.id
http://talangsilungko.desa.id
http://pedekik.desa.id
http://www.desakuonline.id
http://sumberagung.bantulkab.go.id
http://pulosari-jombang.sid.web.id
http://sundul.magetankab.go.id
http://ciburial.desa.id

Saat ini anda sudah bisa mendaftarkan desa anda untuk mendapatkan domain desa.id , misalnya tuolimbur.desa.id yang nantinya akan menjadi identitas pemerintahan desa serta menjadi media informasi baik untuk warga desa sendiri dan juga untuk dunia internasional. sudah saatnya desa anda untuk menunjukan kepada dunia bahwa mampu untuk mandiri dalam teknologi.

Dengan adanya portal berita desa (website) akan menjadi identitas desa dalam mengangkat potensi lokal dan serta sebagai media komunikasi warga masyarakat desa. namun perlu ditekankan bahwa domain atau website adalah alat dan bukanlah tujuan. content atau isi dari website akan lebih penting bagi masyarakat desa yang membutuhkan info-info tentang perdesaan dan bagi anda yang membutukan Jasa Pembutan Website hubungi HP: 081224039350. kami akan membantu anda.

Website Desa Gratis Dari Kominfo

Website Desa Gratis Dari Kominfo

Domain Website Desa Gratis Dari Kominfo Selama 1 Tahun

Kementrian Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) memberikan website gratis satu tahun dengan domain berekstensi .id sampai tahun 2019 mendatang. Program ini diluncurkan untuk memperbanyak konten positif dan membantu para wirausaha untuk memasarkan produknya melalui internet.Sasaran yang dituju dalam program ini adalah UMKM, sekolah, pondok pesantren, komunitas, dan desa.

Untuk mendapatkan website gratis dari program ini, Anda dapat menghubungi pendamping daerah masing-masing ataupun mendaftar langsung, Website yang terdaftar harus berjanji untuk memanfaatkan website sebaik-baiknya dan digunakan untuk kepentingan positif. Selain itu, bagi yang belum mampu mengelola web, kami menyediakan pendampingan oleh tim yang telah ditunjuk.

Berikut ini adalah persyaratan yang diperlukan baik UMKM, sekolah, pondok pesantren, komunitas, dan desa.

  1. Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)
    – Berdomisili di wilayah Indonesia.
    – Memiliki kartu identitas yang sah seperti KTP, SIM, atau kartu identitas lainnya.
    – Usaha memiliki SKU/SIUP/TDP/IUMK atau surat keterangan lainnya (untuk domain co.id).
    – Penanggungjawab memiliki alamat di Indonesia dan nomor kontak yang dapat dihubungi.
    – Penanggungjawab berani menjamin website akan digunakan untuk kebaikan.
    – Bersedia mengisi konten ke dalam website yang dibuat.
    – Alamat website menggunakan akhiran .co.id, .web.id, .biz.id, dan .id.
  2. Sekolah dan instansi pendidikan
    – Sekolah atau Pesantren berdomisili di wilayah Indonesia.
    – Penanggung jawab adalah Kepala Sekolah/Madrasah atau Pimpinan Pondok Pesantren yang bersangkutan.
    – Penanggung jawab memiliki alamat di Indonesia dan nomor telepon yang dapat dihubungi.
    – Menyampaikan surat permintaan domain yang ditanda tangani dan cap basah sekolah/pesantren yang bersangkutan (upload)
    – Bersedia mengisi konten ke dalam website yang dibuat.
    – Alamat website menggunakan akhiran .sch.id untuk sekolah, dan akhiran .ponpes.id bagi pondok pesantren
  3. Desa
    – Desa berada di wilayah Indonesia
    – Memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
    – Pendaftaran .desa.id melalui registrasi instansi penyelenggara negara
    – Bersedia mengisi konten ke dalam website yang dibuat.
    – Alamat website menggunakan akhiran .desa.id
  4. Organisasi/Komunitas
    – Organisasi atau komunitas berada di wilayah Indonesia.
    – Ada penanggung jawab yang berusia minimal 17 tahun dan memiliki identitas Indonesia seperti KTP, SIM atau identitas lainnya.
    – Penanggung jawab memiliki alamat di Indonesia dan nomor telepon yang dapat dihubungi.
    – Memiliki anggota yang dapat dibuktikan melalui daftar anggota dilampirkan bersama surat permintaan usulan domain atau proposal yang ditandatangi dan di cap basah (upload, berlaku untuk domain or.id).
    – Bersedia mengisi konten ke dalam website yang dibuat.
    – Alamat website menggunakan akhiran .or.id dan .id

*Perlu diingat, sampai saat ini pendampingan baru tersedia untuk wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Provinsi lainnya masih dalam proses. Mari bantu sebarluaskan informasinya agar manfaat dan kebaikan semakin banyak diberikan.

PERSYARATAN PESERTA (KATEGORI DESA)

  1. Desa berada di wilayah Indonesia.
  2. Memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
  3. Bersedia menyiapkan materi yang akan ditampilkan dalam situs internet.
  4. Melampirkan dokumen-dokumen sebagai berikut: 1) Surat Permohonan Pendaftaran Nama Domain yang Ditandangani oleh Kepala Desa atau Sekretaris Desa; 2) SK Pengangkatan Kepala Desa; 3) SK Pengangkatan Aparat Desa; 4) Surat Kuasa dari Kepala Desa kepada Aparat Desa penanggungjawab situs.
  5. Pendaftaran menggunakan e-mail .go.id atau pnsmail.go.id.
  6. Jenis Nama Domain yang ditawarkan adalah .desa.id.

SPESIFIKASI TEKNIS DAN STANDAR LAYANAN

Spesifikasi teknis nama domain adalah sebagai berikut:

  1. Nama Domain didaftarkan ke Pengelola Nama Domain Indonesia (PANDI).
  2. Nama Domain diberikan gratis selama 1 (satu) tahun.
  3. Perpanjangan biaya nama domain tahun berikutnya menjadi tanggung jawab peserta.

Spesifikasi teknis hosting adalah sebagai berikut:

  1. Penyedia Hosting sudah terdaftar dalam Sistem Elektronik katalog dari LKPP.
  2. Menyediakan minimal: 1) data storage sebesar 100 MB; 2) data transfer sebesar 25 GB; 3) 5 (lima) buah account email; 4) website builder dan/atau CMS Installer;
  3. Menempatkan pusat data dan pusat pemulihan bencana di wilayah Republik Indonesia.
  4. Name Server (NS) harus menggunakan domain .id.
  5. Landing page program harus menggunakan domain .id.
  6. Memiliki standar layanan/SLA minimal 99% perbulan, yaitu koneksi down/mati selama 7,2 jam perbulan.

Standar layanan minimal adalah sebagai berikut:

  1. Jaminan pemberian nama domain dan hosting selama 1 (satu) tahun.
  2. Jaminan konektivitas internet pada pusat data hosting sebesar 99% perbulan yaitu koneksi down/mati selama 7,2 jam perbulan selama 1 (satu) tahun.
  3. Jaminan keaktifan penayangan (uptime) pusat data hosting sebesar 99% perbulan yaitu koneksi down/mati selama 7,2 jam perbulan selama 1 (satu) tahun.
  4. Jaminan keamanan data Hosting meliputi file web, database, dan e-mail diluar kelalaian dari peserta.
  5. Jaminan pendampingan oleh pendamping yang ditunjuk.
  6. Tidak termasuk dalam standar layanan antara lain: 1)     langganan koneksi internet; 2)     penyediaan perangkat-perangkat untuk koneksi internet; dan/atau 3)     perpanjangan masa berlaku Nama Domain dan Hosting.

KLASIFIKASI DAN PERSYARATAN NAMA DOMAIN YANG DIFASILITASI

  1. Nama domain harus sesuai dengan kriteria penamaan.
  2. Nama Domain harus menghormati dan tidak bertentangan dengan HaKI, IPR, Hak Paten/Merk.
  3. Masa berlaku domain yang difasilitasi adalah 1 (satu) tahun sejak tanggal persetujuan penggunaan nama domain tersebut.
  4. Setelah masa fasilitasi berakhir, maka masing-masing pengguna domain yang masih akan melanjutkan penggunaan domainnya dikenakan biaya sesuai dengan tarif yang normal yang berlaku.
Nama DomainPersyaratan (Pendaftaran baru saja)
.DESA.IDSurat PermohonanSK Pengangkatan Kepala DesaSK Pengangkatan Aparat DesaSurat Kuasa

 Informasi lebih lengkap
Website : http://1jtdomain.id
CP: whatsapp/telegram : 085718823423
Email : [email protected]

Sumber: http://www.1juta.id/

Cara Membuat Website Desa

Cara Membuat Website Desa

Desa masa kini berbeda dengan desa masa lalu. Sekarang, desa memiliki kewenangan yang besar dalam menentukan dan merumuskan masa depan desanya melalui kewenangan hak asal usul (rekognisi) dan kewenangan lokal berskala desa (subsidaritas).

Dalam menjalankan kewenangannya. Pemerintah Desa dituntut untuk mempraktikkan keterbukaan informasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Ada banyak manfaat keterbukaan informasi desa. Diantaranya, dapat meningkatkan kemampuan, kemauan, inisiatif dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan Desa dan lain sebagainya.

Desa yang kreatif dengan cepat melakukan berbagai inovasi untuk merespon perubahan dan kemajuan zaman. Salah satunya, melalui pemanfaatan teknologi internet. Website desa adalah salah satu bentuk inovasi desa dalam pemanfaatan internet sebagai media penyebaran informasi desa yang sangat efektif.

Melalui website desa berbagai potensi desa, produk unggulan desa, kreatifitas desa dapat dipublikasikan. Sehingga membuka peluang bagi desa lain untuk melakukan replikasi inovasi.
Website desa dapat difungsikan sebagai media peningkatan pelayanan publik kepada masyarakat desa secara online. Dengan adanya website desa beragam kinerja pemerintahan desa dapat disampaikan, sehingga masyarakat bisa mengetahui keadaan yang terjadi di desanya, termasuk oleh pihak-pihak diluar desa atau supra desa.


Bagaimana cara membuat website desa?

Cara membuat website desa sebenarnya sangat mudah. Karena pendaftaran domain desa (desa.id) dilakukan secara online melalui situs https://domain.go.id
Persyaratan pendaftaran juga tidak rumit. Desa hanya menyiapkan beberapa surat saja. Surat permohonan domain desa.id yang ditujukan kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika, Surat Kuasa Kepala Desa kepada Sekretaris Desa.
Sementara itu, tatacara pendaftaran domain desa.id secara lengkap silahkan dapat dilihat di pelayanan kominfo. Sedangkan untuk tutorial pendaftaran domain desa.id akan kita sharing dalam posting berikutnya.
Demikian informasi tentang cara terbaru membuat website desa dan pendaftaran domain desa.

Semoga bermanfaat.

Learning Management System

Learning Management System

Model website sekolah yang paling ideal adalah website yang berfungsi sebagai Learning Management System. Selain memuat informasi tentang sekolah, model website sekolah seperti ini juga digunakan sebagai sarana pembelajaran secara online.

Website dengan model Learning Management System memungkinkan siswa bisa login untuk mengakses data mereka masing-masing, melihat data nilai, mengupload tugas-tugas yang diberikan oleh guru, saling bertukar pesan, berdiskusi dengan guru atau siswa lainnya dan sebagainya.

Tak hanya siswa saja, lewat Learning Management System tersebut guru juga bisa mengakses website untuk memperbarui data nilai siswa, memberikan penugasan kepada siswa, mengupload materi pelajaran, mengevaluasi pekerjaan siswa dan sebagainya.

Fitur yang lebih lengkap dari website sekolah dengan model Learning Management System ini yaitu tersedianya fasilitas untuk penerimaan siswa secara online, pembayaran dan Computer Based Test (CBT). Tentu saja untuk membangun website dengan model seperti ini memerlukan biaya yang tidak sedikit. Selain itu SDM yang nantinya bertugas untuk mengelola website tersebut juga perlu disiapkan secara matang.

Informasi Di Website Sekolah

Informasi Di Website Sekolah

Secara umum ada beberapa informasi standar yang biasanya ditampilkan di website sekolah, yaitu:

  • Tentang Sekolah – halaman web ini memberikan informasi tentang profil sekolah seperti sejarah berdirinya, visi misi, struktur manajemen dan sebagainya.
  • Kurikulum Pendidikan – halaman web ini memberikan informasi tentang kurikulum yang digunakan di sekolah.
  • Kegiatan Ekstrakurikuler – halaman web ini memberikan informasi tentang kegiatan ekstrakurikuler yang bisa diikuti oleh para siswa.
  • Jenjang Pendidikan – halaman web ini memberikan informasi tentang jenjang pendidikan yang diselenggarakan di sekolah.
  • Staf Pengajar – halaman web ini memberikan informasi tentang staf pengajar dan mata pelajaran yang menjadi tanggung jawabnya.
  • Prestasi Siswa dan Guru – halaman web ini memberikan informasi tentang prestasi yang pernah diraih oleh siswa maupun guru.
  • Fasilitas dan Prasarana Sekolah – halaman web ini memberikan informasi tentang fasilitas dan prasarana yang disediakan sekolah untuk para siswa.
  • Kalender Akademik – halaman web ini memberikan informasi tentang agenda dan tanggal-tanggal penting yang terkait dengan pendidikan di sekolah selama setahun.
  • Galeri Foto – halaman web ini digunakan untuk menampilkan foto-foto kegiatan siswa.
  • Biaya Pendidikan – halaman web ini memberikan informasi tentang biaya pendidikan kepada calon siswa dan orang tua.
  • Informasi Pendaftaran Siswa – halaman web ini memberikan informasi tentang prosedur dan jadwal pendaftaran siswa baru.
  • Lokasi Sekolah dan Kontak – halaman web ini memberikan informasi tentang lokasi sekolah serta informasi kontaknya.
  • Berita / Blog – halaman web ini memuat berita-berita serta agenda kegiatan.
Petunjuk Instalasi WordPress

Petunjuk Instalasi WordPress

Setelah nama domain dan hosting siap, kita bisa mulai untuk melakukan instalasi WordPress. Proses instalasi dan setup WordPress tidak perlu saya jelaskan secara panjang lebar di sini. Saya sudah membahasnya secara lengkap di artikel yang lain.

Memilih Plugin Untuk Website Sekolah

Setelah proses instalasi selesai, hal lainnya yang perlu dipertimbangkan yaitu plugin apa yang sebaiknya digunakan. Banyak sekali plugin yang dibuat secara khusus untuk meningkatkan fungsional website sekolah.

Jika kita ingin membuat website sekolah yang fungsinya hanya untuk menampilkan informasi tentang sekolah, berikut ini plugin dan theme yang bisa kita gunakan:

Jika kita ingin membuat website sekolah dengan fasilitas e-learning, plugin seperti TeachPressSensei, atau WP Courseware bisa dipertimbangkan untuk ditambahkan selain plugin di atas.

Memilih Theme Untuk Website Sekolah

Khusus untuk mengatur tampilan website, ada dua pilihan apakah ingin menggunakan theme gratisan atau premium theme. Theme Directory WordPress.org menyediakan banyak sekali theme yang bisa kita pakai secara gratis.

Sampai di sini panduan singkat bagaimana cara membuat website sekolah dengan WordPress. Anda bisa menemukan artikel-artikel menarik lainnya di website ini. Selamat mencoba!